Showing posts with label rangkaian bil binerr. Show all posts
Showing posts with label rangkaian bil binerr. Show all posts

Sunday, 1 March 2015

Rangkaian Kombinasi Gerbang Logika

Semua rangkaian logika dapat digolongkan atas dua jenisyaitu rangkaian kombinasi(combinational circuit) dan rangkaian berurut (sequential circuit). Perbedaan kedua jenis rangkaianini terletak pada sifat keluarannyaKeluaran suatu rangkaian kombinasi setiap saat hanyaditentukan oleh masukan yang diberikan saat ituKeluaran rangkaian berurut pada setiap saat,selain ditentukan oleh masukannya saat itujuga ditentukan oleh keadaan keluaran saatsebelumnyajadi juga oleh masukan sebelumnya


Jadirangkaian berurut tetap mengingat keluaran sebelumnya dan dikatakan bahwa rangkaian inimempunyai ingatan (memory). Kemampuan mengingat pada rangkaian berurut ini diperolehdengan memberikan tundaan waktu pada lintasan balik (umpan balikdari keluaran ke masukan.Secara diagram blokkedua jenis rangkaian logika ini dapat digambarkan seperti pada Gambar 3.”(Albert Paul Malvino, Ph.D.)

 
Gambar 3. Model Umum Rangkaian Logika
   
  (a) Rangkaian Kombinasi
  (b) Rangkaian Berurut

Rangkain Dekoder

Rangkaian Dekoder mempunyai sifat yang berkebalikan dengan Enkoder yaitu merubah kode biner menjadi 

sinyal diskrit.

Sebuah dekoder harus memenuhi syarat perancangan m < 2 n. Variabel m adalah kombinasi keluaran dan n adalah jumlah bit 
masukan. Satu kombinasi masukan hanya dapat mewakili satu kombinasi keluaran.

Perhatikan contoh tabel fungsi keluaran dekoder berikut:

 
Fungsi keluaran dekoder 2 ke 4
  
Dari tabel diatas, dapat dibuat fungsi keluaran sebagai berikut :
F0 = X . Y
F1 = X . Y
F2 = X . Y
F3 = X . Y
Dari persamaan tersebut, maka rangkaian gerbangnya dapat dibuat seperti pada gambar berikut :

 
Decoder mengubah informasi 
biner dari saluran input menjadi maximum 2saluran output.

Sebagai contoh: banyaknya input n=3 maka banyaknya saluran output adalah  m=23.
Contoh decoder 3 to 8. Input n= 3, maka outputnya 23 = 8 saluran. Lihat gambar 1 dan 2. 



Gambar 1 Blok diagram decoder 3 to 8
  


Gambar 2   Rangkaian Decoder 3 to 8


Tabel kebenaran decoder 3 to 8.
  

Gambar 3 Fungsi enable dan  disable


Pada decoder dengan saluran enable aktif high,   jika enable=0, decoder off.Berarti semua saluran output akan bernilai nol. Jika enable=1, decoder on dan sesuai dengan inputnyasaluran output yang aktif akan  1, dan yang lainnya 0. 


Gambar 4 Decoder 2 to 4 dengan Input enable aktif LOW
  
Contoh aplikasi DecoderDecoder  biasa digunakan dalam implementasi bermacam rangkaian kombinational  (fn)

Sebagai contoh: tabel kebenaran untuk rangkaian full adder adalah s (x,y,z) = ∑ (1,2,4,7) danC(x,y,z)= ∑ (3,5,6,7). Implementasinya menggunakan decoder adalah:



Gambar 5  Implementasi Full Adder menggunakan decoder

Rangkaian Demultiplexer



Demultiplexer merupakan rangkaian logika yang berfungsi menyalurkan data yang ada pada inputnya ke salah satu dari beberapa outputnya dengan bantuan sinyal pemilih atau sinyal kontrol. Dalam penyebutannya, demultiplexer sering dikemukakan dalam bentuk singkatannya saja yakni DEMUX. 

Demultiplexer disebut juga sebagai penyalur data (data distributor), dan fungsinya merupakan kebalikan dari fungsi multiplexer.

Demultiplexer sering disebut sebagai perangkat dengan sedikit input dan banyak output, karena berfungsi untuk memilih saluran output yang banyak dari jalur input yang sedikit.




Sebagai contoh dalam aplikasi digital (TTL) terdapat IC khusus yang berfungsi sebagai demultiplexer seperti IC 74LS138 yang merupakan demultiplexer 8 jalur. Demultiplexer 74LS138 berfungsi untuk memilih salah satu dari 8 jalur dengan memberikan data BCD 3 bit pada jalur masukan A0 – A2. Demultiplexer 74LS138 memiliki 8 jalur keluaran Q0 – Q7, 3 jalur masukan A0 – A2 dan 3 jalur kontrol expansi E1 – E3. 

Konfigurasi Pin Demultiplexer IC 74LS138


Rangkaian Internal Demultiplexer 74LS138
  




Karakteristik data keluaran terhadap masukan dari demultiplexer 74LS138 ditunjukan pada tabel berikut.
  


Tabel Karakteristik Demultiplexer IC 74LS138
  


Demultiplexer akan mengambil salah satu jalur data berdasarkan data input selektor. Jalur output yang diplih tersebut sesuai dengan data input yang diberikan.
Berikut adalah IC TTL dan CMOS yang termasuk dalam keluarga demultiplexer.


Tabel Keluarga IC Demultiplexer TTL Dan CMOS